TK ABA 3 Kota Probolinggo melaksanakan kegiatan Masa Transisi ke SD Muhammadiyah Plus Kota Probolinggo sebagai upaya mempersiapkan peserta didik menghadapi perubahan jenjang pendidikan dari taman kanak-kanak ke sekolah dasar. Kegiatan ini dirancang untuk membantu anak-anak beradaptasi dengan lingkungan, pola belajar, serta suasana pembelajaran di SD secara bertahap dan menyenangkan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta didik TK ABA 3 diberi kesempatan untuk mengikuti pembelajaran langsung di kelas SD Muhammadiyah Plus Kota Probolinggo. Anak-anak dikenalkan pada ruang kelas, fasilitas sekolah, guru, serta tata tertib sederhana yang berlaku di sekolah dasar. Melalui pengalaman ini, peserta didik dapat memperoleh gambaran nyata tentang aktivitas belajar di SD.
Proses pembelajaran dilaksanakan dengan pendekatan ramah anak, menggabungkan unsur bermain dan belajar sehingga peserta didik tetap merasa nyaman, aman, dan bahagia. Guru SD Muhammadiyah Plus mendampingi anak-anak dengan penuh kesabaran, memberikan arahan sederhana, serta membangun interaksi positif agar peserta didik tidak merasa tertekan.

Kepala TK ABA 3 Kota Probolinggo menyampaikan bahwa kegiatan masa transisi ini bertujuan untuk mengurangi rasa cemas, takut, maupun kebingungan yang sering dialami anak saat memasuki jenjang sekolah dasar. “Dengan mengenal lingkungan SD sejak dini, anak-anak akan lebih siap secara mental, sosial, dan emosional ketika nanti resmi menjadi siswa SD,” ujarnya.
Pihak SD Muhammadiyah Plus Kota Probolinggo juga menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi dan kesinambungan pendidikan. Kegiatan masa transisi ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri, kemandirian, serta semangat belajar pada peserta didik.

Melalui kegiatan masa transisi TK ABA 3 ke SD Muhammadiyah Plus Kota Probolinggo, diharapkan peserta didik dapat memasuki jenjang sekolah dasar dengan kesiapan yang optimal, sehingga proses belajar selanjutnya dapat berjalan lebih efektif dan menyenangkan.